3 Musuh Alami Mampu Mematikan Rayap

Anti rayap pada dasarnya untuk membasmi rayap dengan berbagai cara baik itu dengan cara alami atau kimiawi.  Ada juga yang memberikan saran dengan cara alami misalnya dengan minyak esensial, lidah buaya, jeruk nipis, atau garam.  Namun itu semua memerlukan uji lapangan dan uji laboratorium.

Dok. UPT Balitbang Biomaterial, LIPI

Tahukah Anda bahwa ada juga musuh – musuh rayap alami selain obat rayap kimiawi, anti rayap alami, dan basmi rayap secara alami ?  Nah di bawah ini akan kami jelaskan musuh alami rayap yang mampu mencegah perkembangan rayap.

Terdapat 3 kelompok musuh alami yang di yakini mampu membasmi rayap yaitu :

  1. Predator,
  2. Parasit, dan
  3. Patogen

A. Predator dan Parasit

Di saat laron terbang dari sarangnya, saat itulah laron dapat mengalami serangan dari predator dan parasit.  Laron menjadi sangat rentan terhadap kematian.  Laron akan di serang burung pemakan serangga, kelelawar pemakan serangga, dan bisa juga capung.

Ketika laron jatuh di air, ia akan dimakan oleh ikan dan katak.  Ketika jatuh di darat, ia akan dimakan pemangsa lain seperti semut, kalajengking, laba-laba serta kumbang.  Dari sejumlah predator ini, semutlah predator paling ganas menyerang rayap.  Bahkan ia menyerang sampai ke sarang rayap.

Dok. wikipedia

Jenis semut yang seperti ini yang suka memakan serangga.  Dan korbannya biasanya akan dibawa ke sarang semut untuk dimakan ramai-ramai.  Pemangsa rayap juga bisa dari golongan mamalia  besar seperti tupai, landak, trenggiling, dan bahkan beruang.  Nah beruang ini mampu membongkar sarang rayap dan memakannya.

Predator semut sangat cerdas ketika menyerang rayap.  Cerdas karena semut mampu mengeluarkan suatu senyawa yang ketika ia menyerang ke sarang rayap, rayap tidak bisa mendeteksi kedatangan semut di sarangnya.  Sehingga rayap dapat habis dimangsa oleh semut.

Semut melakukan taktik penyamaran kimiawi ketika melakukan penetrasi ke dalam sarang rayap.  Semut memiliki banyak kelenjar yang menghasilkan senyawa alkohol yakni alkohol 3 oktanol dan 2 undekanol.  Senyawa inilah yang mampu menghambat peringatan dini dari rayap ketika ada serangan dari predator. Sehingga rayap tidak mampu mengenali pemangsanya.

B. Patogen

Musuh alami rayap selain predator dan parasit juga bisa berupa patogen.  Namun jenis patogen ini baru skala uji laboratorium. Yang termasuk jenis patogen antara lain :

  1. Jamur patogenik Entomophora apihidis

Jamur ini mampu mematikan rayap jenis Nasutitermes sp.

2. Jamur patogenik Metharizium anisoppliae

Jamur jenis ini mampu membasmi biakan rayap.

Sebenarnya keberadaan koloni rayap memberikan keuntungan bagi lingkungan kita.  Aktivitasnya sangat berpengaruh bagi komposisi mineral seperti kalsium, besi, silika, magnesium dan aluminium, nitrogen, bahan organik dan sebagainya.  Tetapi rayap akan menjadi masalah apabila rayap membuat sarang di atas permukaan tanah dan menyerang beberapa bangunan dan mengakibatkan kerugian besar bagi kita.

Jadi mengapa kita harus membasmi semut di rumah kita ?  hal ini perlu menjadi bahan pertimbangan.  Memang semut akan memberikan kesan kotor bila berada di dalam rumah.  Tetapi semut sangat berpengaruh terhadap keberadaan rayap.  Ia mampu menjadi “tentara” kita untuk melawan rayap.  Selama semut itu tidak terlalu banyak dan mengganggu, biarkan semut berada di rumah kita.

_____________________________________________________________________

Untuk informasi jasa anti rayap hubungi kami :

S U N A R T O

WA = 0817849366

HP. 0817849366 (XL), 0851 01564566 (telkomsel)

Tlp. 021- 59407920

Rayap Bersarang di Dinding Rumah

Anti rayap dilakukan di dalam tembok karena rayap telah bersarang di dalam dinding rumah. Padahal dinding rumah ini terbuat dari bata merah yang kuat. Tetapi rayap mampu menembusnya bahkan bata merah jadi lapuk dan rayap bersarang di dalamnya.

Banyak orang tidak menyangka bahwa rayap dapat bersarang di dalam tembok. Rayap ini bersarang di sekitar stop kontak listrik. Awalnya, rayap keluar dari celah-celah stop kontak listrik. Setelah di bersihkan, ternyata rayap ini cepat sekali membentuk alur tanah di sekitar stop kontak listrik. Setelah stop kontak dibuka, ternyata terdapat rayap sampai ribuan ekor.

Anti rayap di aplikasikan di sekitar stop kontak listrik untuk segera mematikan rayap-rayap tersebut. Kemudian sarang rayap yang ada di dalam tembok di bersihkan agar rayap tidak bersarang kembali.

(Anti Rayap) : Gambar sarang rayap yang sudah dibersihkan. Rayap bersarang dan merusak tembok yang terbuat dari bata merah. Rayap bersarang di dalam tembok dekat stop kontak listrik. Wooww.. tidak terbayangkan sebelumnya oleh setiap orang !! Rayap mampu membuat sarang di dalam tembok batu bata. Lokasi gambar di Bekasi, salah satu pelanggan anti rayap kami.

 

Tidak terbayangkan oleh kita sebelumnya.. rayap yang sekecil itu mampu menerobos dinding dan membuat sarang di dalam dinding. Secara umum, rayap hanya melewati dinding dan dapat mencapai lantai satu dan seterusnya. Akhirnya, rayap menyerang furniture yang ada di dalam rumah tersebut melalui dalam dinding. Hal ini yang harus di waspadai, karena rayap tidak terlihat tetapi langsung merusak furniture kita.

(Anti Rayap) Tembok terlihat rusak akibat rayap yang bersarang di dalam tembok batu bata. Batu bata sudah menjadi gundukan tanah di dalam tembok tersebut. Gambar di atas sudah bersih dari gundukan tanah.

Waspadalah dengan rayap ! rayap tidak bisa dianggap remeh. segeralah hubungi jasa anti rayap apabila rumah dan furniture anda terserang rayap.

(Anti Rayap) : Sebelah Kanan dan kiri stop kontak listrik di jadikan sarang rayap. Padahal tembok terbuat dari bata merah, bukan batako… bagaimana kalau tembok batako ?? tentu lebih rentan rayap.

Anti Rayap di Kampung Artis 0817849366

Kami pernah mengerjakan anti rayap di rumah kampung artis, Cipayung, Jakarta Timur. Tidak mengherankan di kampung artis rayap juga banyak. Rayap tidak mengenal apakah itu kampung artis atau bukan. Di saat rayap menggerogoti kayu, saat itulah anti rayap menjadi sangat penting. Bahkan ketika kita bangun rumah, mulai dari pondasi harus sudah di anti rayap untuk pencegahan.

Anti rayap kali ini di rumah yang semua kusen jendela dan pintunya terbuat dari kayu jati. Banyak orang mengira, apabila terbuat dari kayu jati rayap sudah tidak mau makan. Justru kali ini rayap tidak pandang bulu. Rayap tetap makan kusen-kusen tersebut. Apalagi kayu jati yang masih muda.

Rayap akan makan kayu jati tersebut dari bagian bawah terlebih dahulu atau dari sisi dalam. kusen pintu yang langsung menempel di lantai atau tertanam sedikit ke dalam lantai, akan lebih cepat terkena rayap. Seperti rumah di kampung artis ini. Anti Rayap di lakukan dibagian kayu jati yang terserang rayap bagian bawah dan bagian dalam kayu jati.

Cara anti rayap di rumah kampung artis ini dilakukan dengan cara menyemprot bagian kusen kayu yang terkena rayap. Bertujuan untuk mematikan rayap pekerja secara cepat dan tepat sasaran. Di sisi kanan dan kiri tembok juga di anti rayap dengan cara injeksi menggunakan obat anti rayap yang berkualitas dan aman.

Anti Rayap metode injeksi. Lubang terlihat mulus tanpa cacat. Tidak merusak lantai. Lantai tidak retak sedikit pun. Diameter lubang hanya 6 mm. Setelah di injeksi, Lubang tersebut di tutup lagi dan rapih kembali.

Injeksi anti rayap di sekeliling tembok akan membentuk penghalang obat anti rayap di sepanjang tembok tersebut. Bertujuan agar rayap tidak naik kembali ke lantai satu dan dua. Dan untuk mematikan rayap yang ada di dalam tanah. Karena rayap tidak bisa naik dan rayap bisa mati kelaparan. Full proofing anti rayap di rumah kampung artis tersebut.

Kertas Anti Rayap di Temukan Siswa SMA

Sukses siswa SMA temukan kertas Anti Rayap. Kertas Anti Rayap ini merupakan terobosan baru buat anda yang Anti Rayap. Berikut berita tentang kertas Anti Rayap yang mereka temukan : Efa Fazriyah Haryono dan Marwah Zairah berhasil membuat kertas yang tahan rayap. Penemuan mereka ini berhasil memenangkan juara kedua Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke 43 tahun 2011, yang diselenggarakan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).Penemuan ini, menurut Marwah, terpacu oleh sebuah pengalaman yang kurang menyenangkan. Suatu hari, dia menemukan akta kelahiran kakaknya ternyata telah rusak dimakan rayap.

“Karena di tempat kami kertas yang dimakan rayap merupakan hal lumrah, kami mencari tahu bagaimana supaya kertas tidak dimakan rayap,” imbuh Efa, di acara penyambutan delegasi Internasional Science and Engineering Fair (ISEF) 2012, Jakarta, Rabu (27/6/2012).

(Anti Rayap) : Berangkat dari situ, mereka mendengar ada LKIR dari LIPI dan turut serta dalam ajang tersebut. Kemudian mereka menggali lebih dalam cara membuat kertas anti rayap melalui informasi dari berbagai literatur, internet serta pembimbing mereka dalam ajang LKIR. Mereka pun menemukan bahwa ekstrak daun sirsak bisa digunakan untuk membuat kertas anti rayap.

(Anti Rayap) : Selain menggunakan ekstrak daun sirsak, mereka juga memilih sisa-sisa jerami padi sebagai bahan pembuatan kertas. Alasannya, di daerah tempat tinggal mereka, di Malingping, masih banyak jerami padi yang bisa dimanfaatkan.

(Anti Rayap) : Ekstrak daun sirsak mereka dipilih karena bisa berfungsi sebagai insektisida alami yang aman bagi organisme bukan sasaran dan tidak merusak lingkungan. Ini bisa menggantikan timbal merah yang biasa digunakan sebagai pengawet dalam pembuatan kertas. Timbal merah ini cenderung beracun dan berbahaya bagi tubuh manusia.Selain memenangkan LKIR LIPI, Efa dan Marwah pun berhasil ditunjuk menjadi peserta ISEF 2012 yang diselenggarakan Intel.

(Anti Rayap) : Mereka tidak berhasil menggondol gelar juara dari ajang internasional tersebut, namun bersama dua delegasi lain berhasil lolos seleksi untuk tampil di sana. Delegasi tersebut adalah Muhammad Luthfi Nurfakhri yang membuat Digital Leaf Color Chart, kemudian Aulia Azka Januarika, Anas Mufid Nurrochman dan Amelia Nugrahaningru yang membuat konsep Volcanic Mudflow Breaker DAM.

sumber: www.ceritamu.com

(Anti Rayap) : Tentang Rayap

(Anti Rayap) : Rayap adalah serangga perusak kayu. Terdapat ratusan spesies tersebar di wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya adalah yang paling bertanggungjawab atas kerusakan struktur bangunan atau material yang berbahan dasar kayu. Rayap Tanah (Coptotermes Curvignatus) adalah yang paling sering ditemui pada kerusakan kayu pada bangunan rumah.

(Anti Rayap) : Rayap tanah membangun koloni di dalam tanah. Dalam setiap koloni terdapat milyaran individu yang terbagi ke dalam kasta-kasta dengan tugas yang berbeda-beda.

(Anti Rayap) : Rayap Ratu dan Raja – Kasta Reproduksi Rayap Ratu dan Raja tugasnya hanya untuk bereproduksi. Ratu dapat bertahan hidup hingga 25 tahun dan menghasilkan jutaan telur. Telur-telur yang menetas akan menghasilkan kasta rayap lain. Ciri-ciri yang khas dari rayap ratu yaitu memiliki bentuk perut (abdomen) yang besar (hingga sebesar ibu jari) yang mengandung ribuan telur. Ratu ini tinggal di tengah-tengah sarang bersama Rayap Raja, hidup untuk makan dan bereproduksi.

(Anti Rayap) : Rayap Pekerja ini berjumlah ribuan dan hanya bertugas untuk mencari makan bagi koloninya. Jenis ini lah yang merusak struktur bangunan rumah Anda. Pekerja selalu bergerak vertikal hingga menemukan makanannya di luar sarang, dengan membangun jalur-jalur yang terbuat dari tanah. Mereka mengeluarkan cairan protein dari tubuhnya sehingga semua jalur yang dilalui rayap pekerja akan ditumbuhi jamur. Jamur-jamur ini dapat mensitesa benda apapun – seperti kayu – sehingga dapat menjadi lapuk. Rayap Pekerja mengambil makanannya (zat kayu atau cellulose) kemudian membawanya kembali ke sarang untuk memberikan makan pada sang Ratu.

(Anti Rayap) : Rayap Tentara Ini adalah kasta yang melindungi koloninya dari musuh alami yaitu semut. Rayap ini akan mengawal para pekerja dalam mencari makan. Ciri khas dari kasta tentara adalah memiliki kepala lebih besar berwarna gelap dan memiliki capit.

(Anti Rayap) : Laron Ini merupakan kasta reproduksi. Yaitu rayap bersayap yang terbang dan bereproduksi. Rayap ini sering muncul pada malam hari setelah turun hujan. Mereka akan membentuk pasangan-pasangan jantan dan betina, melepaskan sayapnya dan melangsungkan perkawinan untuk membentuk koloni baru. Setiap sepasang jantan dan betina akan membangun satu koloni baru. Maka dalam siklus hidup rayap akan terdapat banyak koloni yang tersebar di sekitar kita.

Penyebaran rayap lebih ditentukan oleh suhu dan curah hujan pada wilayah setempat. Tidak mengherankan apabila rayap juga ditemukan di dataran rendah tropis dan juga dataran tinggi.  Ada juga di pengunungan Amireka Latin dan Himalaya dengan ketinggian 3.000 m DPL. Ada juga yang mampu hidup yang beriklim panas seperti di India, Amerika Utara Karbia.

Untuk perilaku rayap menjadi perhatian kita.  Karena rayap memiliki mata buta tetapi memberikan efek penghancur yang luar biasa.  Rayap mampu mencerna serat kayu menjadi makanan.  Sedangkan manusia tidak dapat mencerna serat kayu. Hal ini disebabkan karena rayap mempunyai protozoa yang mengeluarkan enzim yang merngubah serat kayu menjadi makanan.

Siklus hidup rayap juga perlu diperhatikan.  Ada jenis rayap tertentu yang telur rayap akan menetas 8-11 hari setelah masa penetasan. Ada juga jenis rayap yang lain, telur dapat menetes 20-70 hari setelah masa penetasan.  Telur ini akan menjadi larva, larva menjadi rayap, rayap menjadi laron, laron menjadi ratu dan raja.

KONSULTASI MASALAH RAYAP HOTLINE :

S U N A R T O

WA 0817849366 (XL), HP 085101564566 (TELKOMSEL)

TLP/FAX 021-59407920